Cari artikelCERITA AI UNTUK KAMU / INDONESIA

BAHASAN MENDALAM · Bereskan tugas berulang

Menghubungkan agen lewat MCP: siapa boleh membaca data apa?

Kenali bagian-bagian MCP, aturan data, dan izin aksesnya. Periksa hasil dari layanan sebelum agen memakainya untuk menyelesaikan pekerjaanmu.

Sumber kami cek

Diagram buatan Nalarku untuk menjelaskan gagasan dalam artikel. Gambar ini bukan tangkapan layar produk.

Mau langsung ke bagian mana?
  1. Kenali bagian yang menghubungkan agen dengan data
  2. Jelaskan tugas dan batas setiap alat
  3. Bedakan izin sambungan web dan izin proses
  4. Periksa juga data yang dikembalikan
  5. Perlakukan teks layanan sebagai bahan yang dibaca
  6. Uji kesepakatan datanya sebelum dipakai bekerja

Saat kamu menghubungkan agen dengan arsip atau layanan lain, kamu perlu tahu siapa yang boleh membaca data apa. Dalam demo, agen biasanya langsung menemukan alat, mengambil data, lalu menjawab. Di pekerjaan nyata, identitas pemanggil, aturan bentuk data, dan batas kepercayaan terhadap hasilnya tetap perlu diperiksa.

Aturan bersama untuk bertukar informasi dan kemampuan antara aplikasi dan penyedia layanan disebut MCP. Kita memakai versi aturan, atau protokol, 2026-07-28; contoh dari versi lama belum tentu sama. Rancangan layanan arsip di sini hanya ilustrasi dan tidak membuka layanan atau akun nyata.

Kenali bagian yang menghubungkan agen dengan data

Aplikasi yang dipakai pengguna disebut host. Bagian di dalamnya yang membuat sambungan disebut client, sedangkan pihak yang menyediakan kemampuan disebut server MCP. Server itu bisa menyediakan cara mengambil artikel dari arsip, sementara layanan arsip asal punya identitas dan hak aksesnya sendiri.

Lolos pemeriksaan identitas, atau autentikasi, di server belum berarti boleh membaca semua data yang bisa dijangkau server. Kalau server memakai bukti akses bersama dengan izin luas, batas setiap pengguna tetap perlu diperiksa pada setiap operasi. Petunjuk ke model seperti “jangan tampilkan dokumen privat” belum menggantikan pemeriksaan itu.

Tentukan bahan yang disediakan untuk dibaca, atau resource, dan kemampuan yang bisa dipanggil, atau tool. Membaca artikel publik, menyunting, dan menerbitkan artikel punya dampak yang berbeda. Kemampuan yang mengubah sesuatu membutuhkan kesepakatan hasil dan keputusan izin, atau otorisasi, tersendiri.

Jelaskan tugas dan batas setiap alat

Keterangan suatu alat disebut descriptor. Spesifikasi tools menjelaskan nama serta aturan bentuk masukan dan hasil, atau schema, yang membantu aplikasi pemakai memeriksa data. Contoh berikut hanya menggambarkan descriptor rancangan, tanpa seluruh pesan untuk memanggil fungsi lewat format JSON-RPC:

{
  "name": "get_public_article",
  "description": "Membaca satu artikel yang sudah terbit dari arsip publik.",
  "inputSchema": {
    "type": "object",
    "properties": {"article_id": {"type": "string"}},
    "required": ["article_id"],
    "additionalProperties": false
  },
  "outputSchema": {
    "type": "object",
    "properties": {
      "title": {"type": "string"},
      "url": {"type": "string"},
      "revision": {"type": "integer"}
    },
    "required": ["title", "url", "revision"],
    "additionalProperties": false
  }
}

Server yang memeriksa penanda artikel dan izin aksesnya. Keterangan alat belum menggantikan pembatasan pencarian data. Jika artikel belum terbit, kembalikan keterangan tidak tersedia lewat bentuk kesalahan yang didukung, tanpa memberikan isi draf kepada model.

Versi 2026-07-28 juga mengatur keterangan tambahan pada permintaan yang harus diikuti client. Gunakan perangkat dan dokumentasi yang cocok dengan versinya. Potongan descriptor tadi belum cukup untuk menyusun permintaan lengkap.

Bedakan izin sambungan web dan izin proses

Pertukaran data lewat web memakai HTTP, sedangkan STDIO menghubungkan proses lewat jalur masukan dan keluaran program. Spesifikasi authorization membedakan keduanya. Untuk STDIO, bukti akses diambil dari lingkungan proses sesuai cara program dibuat.

Bukti akses berbentuk token harus diperiksa untuk resource yang memang dituju. Token untuk layanan lain belum tentu sah di server ini. Tetapkan siapa yang boleh memasang sambungan, memanggil alat, dan menerima data.

Lingkup izin, atau scope, yang terlalu luas bisa membuat kemampuan baca terbatas menjadi jalan ke seluruh akun. Jauhkan token dari keterangan alat, petunjuk model, dan jawaban. Catatan proses perlu membantu mencari masalah tanpa menyalin kunci akses.

Saat menelusuri kesalahan, gunakan identitas uji dengan hak terbatas dan data buatan. Lakukan itu sebelum menghubungkannya ke dokumen organisasi.

Periksa juga data yang dikembalikan

Hasil yang tersusun rapi memang mudah diolah, tetapi pengaturan server yang keliru bisa menghasilkan alamat URL atau jenis nilai yang tidak diharapkan. Contoh JavaScript berikut memeriksa sebagian aturan arsip fiktif. Kode ini bisa dijalankan di komputer sendiri:

export function validatePublicArticle(value) {
  if (!value || typeof value !== 'object' || Array.isArray(value)) {
    return false;
  }
  if (Object.keys(value).sort().join(',') !== 'revision,title,url') return false;
  if (typeof value.title !== 'string' || !value.title.trim()) return false;
  if (!Number.isInteger(value.revision) || value.revision < 1) return false;
  try {
    const url = new URL(value.url);
    return url.origin === 'https://example.com'
      && !url.username && !url.password
      && /^\/articles\/[a-z0-9]+(?:-[a-z0-9]+)*\/$/.test(url.pathname)
      && !url.search && !url.hash;
  } catch {
    return false;
  }
}

Ganti domain contoh dengan alamat asal yang sudah disetujui aplikasi. Alamat asal, atau origin, mencakup protokol, nama host, dan port yang berlaku. Program pemeriksa ini tidak membuka URL dan belum membuktikan bahwa artikelnya benar-benar terbit.

Status publik harus tetap diperiksa oleh server pada penyimpanan yang menjadi rujukan. Alamat yang bentuknya benar saja belum memberi bukti status tersebut.

Perlakukan teks layanan sebagai bahan yang dibaca

Artikel atau hasil pencarian bisa memuat kalimat yang mencoba mengganti tugas agen. Host perlu membedakan petunjuk pengguna dari data yang baru dibaca. Server yang dipercaya mengirim data belum otomatis diberi kewenangan mengganti aturan aplikasi.

Batasi ukuran hasil, beri penanda sumber, dan jelaskan kesalahannya. Untuk alat yang mengubah data, gunakan penanda operasi yang tetap serta pemeriksaan versi. Jika waktu tunggu habis, atau timeout, tindakan mungkin sudah terjadi dan statusnya perlu dicari sebelum mencoba lagi.

Kasus berikut membantu memeriksa batas tersebut. Tetapkan hasil yang diharapkan sebelum menjalankan pengujiannya:

Kasus uji Hasil yang seharusnya terjadi
Token dibuat untuk resource lain Akses ditolak sebelum data dibaca
Penanda menunjuk artikel draf Isi draf tidak dikembalikan
Bentuk hasil melanggar schema Hasil tidak diteruskan sebagai data yang sah
Artikel menyelipkan perintah Kalimat itu tetap dibaca sebagai isi artikel
Waktu tunggu habis setelah tindakan Periksa status sebelum mencoba ulang

Uji kesepakatan datanya sebelum dipakai bekerja

Siapkan tes bentuk masukan dan hasil dengan jawaban berhasil, jawaban gagal, dan data yang melanggar schema. Uji apakah client dan server bekerja bersama pada versi protokol yang didukung. Perubahan schema atau izin berarti sambungannya ikut berubah, meski nama alat masih sama.

Untuk arsip contoh, coba juga artikel publik yang kemudian ditarik. Salinan hasil yang disimpan sementara, atau cache, perlu diperiksa kelayakannya sebelum terus dibagikan. Simpan revisi dan waktu pengambilan agar host bisa menjelaskan konteks, sambil memeriksa kembali akses pada operasi berikutnya.

Ukur keberhasilan pekerjaan sampai selesai, waktu tunggu alat, ketepatan penolakan akses, dan usaha untuk pulih dari kegagalan. Dari situ, kamu bisa menilai manfaat sambungan bagi tugasmu. Jika tindakan membutuhkan keputusan manusia, hubungkan server ke alur serah terima dengan catatan versi dan pencegahan tindakan ganda.

KAMU BISA CEK SUMBERNYA

Sumber dan catatan kami

  1. MCP specification 2026-07-28Model Context Protocol
  2. ToolsModel Context Protocol
  3. AuthorizationModel Context Protocol

Tulisan ini memakai panduan resmi dan usulan cara kerja dari Nalarku. Contoh dan data latihan diberi label. Keterangan produk bisa berubah setelah sumber kami periksa.

Baca cara kami memakai AI serta cara kami menulis. Keduanya menjelaskan proses di balik bacaan ini.

Ada teman yang perlu baca ini?Kenali Nalar Pekan →