Biangnya Prestasi Guru
Desember 31, 2020
Defisit Keteladanan
Januari 27, 2021

Misteri Ide

Oleh : Arifin

Nalarku.com, 10 Januari 2021 — Ide itu misterius. Ketika ditunggu-tunggu kehadirannya saat dibutuhkan, dia tidak muncul. Tapi, begitu masuk toilet, bersiap mengeluarkan beban yang menekan dari dalam, ide turun seperti hujan. Bermunculan satu persatu tidak terbendung. Padahal pas tidak membawa alat catat. Sehingga satu-persatu pun terlepas. Terhapus oleh perasaan khusyuk menikmati aliran keluarnya beban dari dalam.

Saya biasanya menyediakan kertas di dinding kamar untuk menuliskan lintasan-lintasan ide. Begitu ada letupan ide dalam pikiran, segera saya tuliskan. Saya orangnya cepat lupa. Jika tidak segera ditulis, ide akan kabur.

Hari ini, misalnya, ada ide untuk menuliskan kembali hasil eksperimen kecil yang pernah saya kaji sebelumnya. Kali ini, ide yang menggerakkanku untuk menulis adalah perspektif lain yang saya anggap lebih menarik. Segera saja saya tuliskan beberapa kalimat yang mewakili gambaran ide.

Langkah berikutnya adalah mencoba menjabarkan ide besar itu ke dalam bagian-begian kecil. Bagian-bagian kecil inilah nantinya yang akan menjelma bagian-bagian dari tulisan secara keseluruhan. Setiap bagian ini kemudian mulai dikembangkan menjadi paragraf-paragraf.

Jika telaten dan tekun menyelami konten sambil membuka-buka berbagai literatur yang terkait dengan ide pokok, maka ide yang terkembang ini akan menjadi kumpulan tulisan. Endingnya adalah sebuah buku utuh yang layak dibaca.

Nah, sebenarnya menulis itu sangat mudah. Hanya butuh kesabaran menangkap dan mengembangkan ide, butuh waktu untuk menyelami ide lebih dalam, butuh ketekunan membaca literatur serta membaca ulang untuk swasunting.

Pada awalnya, setiap penulis itu berat. Namun lambat laun akan menjadi kebiasaan. Bahkan, setelah beberapa kali berhasil mengembangkan ide, kita akan ketagihan. Selamat menulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Sekarang