Ringkasan dalam 3 poin
- Agen memilih tindakan melalui alat dan menyesuaikan langkah berdasarkan hasil sementara; alur tetap dapat cukup untuk pekerjaan yang aturannya stabil.
- Alat, konteks, dan batas akses menentukan pekerjaan yang mungkin dilakukan. Pisahkan izin membaca, menyiapkan draf, dan bertindak.
- Nilai ketepatan hasil, keterlacakan sumber, waktu, dan biaya penyelesaian satu tugas sebelum memperluas penggunaannya.
Yang perlu dipahami
Untuk membandingkan tiga pengumuman, kamu bisa menempelkan semuanya ke chatbot dan meminta ringkasan. Tugasnya berubah ketika bahan belum lengkap: sistem perlu membuka sumber, mencari rincian yang hilang, lalu memutuskan apakah sudah cukup informasi untuk menyusun perbandingan. Kemampuan memilih langkah berdasarkan hasil sementara inilah yang membantu menjelaskan AI agent.
Dalam panduan Building effective agents, Anthropic membedakan alur kerja yang jalurnya ditentukan oleh kode dari agen yang menentukan proses dan penggunaan alat secara dinamis. Pembedaan ini berguna saat menilai sebuah produk: sebutan “agent” saja belum menjelaskan pekerjaan yang dapat dilakukannya ataupun seberapa besar kebebasan yang diberikan.
Dari memberi jawaban ke menjalankan rangkaian pekerjaan
Bayangkan panitia kegiatan sekolah ingin membandingkan tiga penawaran percetakan. Pertanyaannya bukan sekadar siapa yang paling murah. Ada biaya kirim, jumlah minimum, bahan, dan tenggat yang mungkin ditulis di tempat berbeda. Dalam contoh buatan Nalarku ini, agen diberi tujuan menyusun tabel perbandingan dari dokumen yang disediakan, tanpa menghubungi penjual atau memesan barang.
Jika satu penawaran tidak menyebut ongkos kirim, hasil yang berguna adalah menandai kekosongan itu dan menyiapkan pertanyaan lanjutan. Mengisi angka perkiraan tanpa dasar justru merusak perbandingan. Agen perlu dinilai dari ketepatan proses dan hasilnya, termasuk kemampuannya mengenali informasi yang belum tersedia.
Ada pula pekerjaan yang tidak memerlukan kebebasan sebesar itu. Mengubah daftar tenggat menjadi tabel dengan kolom yang selalu sama bisa memakai alur tetap. Anthropic menyarankan memulai dari solusi yang sederhana dan menambah kerumitan ketika kebutuhan memang menuntutnya. Pilihannya bergantung pada seberapa sering langkah berikutnya harus berubah mengikuti bahan yang ditemukan.
Bagaimana agen menentukan langkah berikutnya
Dalam tulisan tentang context engineering, Anthropic menjelaskan pola agen sebagai model bahasa yang menggunakan alat dalam sebuah siklus. Model menerima tujuan dan informasi, memilih tindakan melalui alat, membaca hasilnya, kemudian menentukan tindakan berikutnya. Sebuah alat bisa menyediakan pencarian, pembacaan berkas, atau kemampuan menjalankan kode; aplikasi yang menentukan alat mana yang benar-benar tersedia.
Konteks adalah informasi yang diberikan kepada model pada suatu langkah, termasuk instruksi, bahan, hasil penggunaan alat, dan riwayat pekerjaan. Anthropic menekankan perlunya memilih informasi yang relevan karena kapasitas konteks terbatas. Riwayat panjang dengan banyak bahan yang tidak berkaitan dapat menyulitkan pengelolaan tugas; catatan terstruktur dan pengambilan bahan saat diperlukan merupakan sebagian pendekatan yang dibahas.
Pada contoh percetakan, konteks yang perlu dipertahankan adalah jumlah cetak, tanggal kebutuhan, isi penawaran, dan sumber setiap angka. Percakapan lama tentang dekorasi acara mungkin tidak membantu. Jika agen menyatakan harga suatu penawaran berubah, pembaca tabel seharusnya bisa menelusuri dokumen dan bagian yang menjadi dasar perubahan tersebut.
Alat yang tersedia menentukan jangkauan tindakan
Dokumentasi rekayasa Managed Agents dari Anthropic memisahkan model dan pengendali proses, lingkungan tempat tindakan dijalankan, serta catatan kejadian. Pemisahan itu memperlihatkan bahwa sebuah sistem agen terdiri dari beberapa komponen. Model memilih tindakan, sementara perangkat lunak di sekitarnya menghubungkan pilihan tersebut dengan alat dan lingkungan kerja.
Tulisan yang sama membahas pemisahan kredensial dari lingkungan yang menjalankan kode buatan model. Persoalannya konkret: jika kode dan rahasia akses berada di tempat yang sama, instruksi berbahaya dapat mencoba mendorong model mengambil rahasia tersebut. Ini contoh alasan batas keamanan perlu diterapkan oleh sistem, selain dijelaskan dalam permintaan pengguna.
Bagi pengguna, pertanyaannya menjadi lebih sederhana: apakah agen hanya boleh membaca dokumen, boleh membuat draf, atau juga boleh mengubah sesuatu? Izin membaca penawaran tidak perlu mencakup akses pembayaran. Menyiapkan pesan kepada percetakan juga dapat dipisahkan dari izin mengirimnya. Pembatasan ini membuat hasil kerja lebih mudah ditinjau sebelum menimbulkan dampak di luar aplikasi.
Biaya dan kesalahan perlu dinilai sepanjang proses
Anthropic mencatat bahwa sistem agen dapat menukar tambahan waktu tunggu dan biaya dengan kemampuan menyelesaikan tugas yang lebih kompleks. Satu permintaan pengguna bisa memicu beberapa pemanggilan model serta alat. Karena itu, biaya yang relevan adalah biaya menyelesaikan pekerjaan, termasuk percobaan ulang, sesuai ketentuan layanan yang dipakai.
Pada contoh panitia, ukuran keberhasilan dapat berupa tiga penawaran terbaca, angka dapat ditelusuri, dan rincian yang kosong ditandai. Jika agen terus mencari tanpa memperoleh bahan tambahan, pekerjaan itu memerlukan keputusan untuk berhenti. Batas waktu, jumlah langkah, atau anggaran membantu pengguna menentukan kapan perlu mengambil alih.
Kesalahan kecil juga dapat terbawa ke langkah berikutnya. Misalnya, agen keliru membaca jumlah minimum sebagai harga satuan, kemudian menghitung total dari angka tersebut. Pemeriksaan pada tabel akhir perlu mencakup angka asal dan satuannya. Tabel yang rapi belum memberi alasan untuk melewatkan pemeriksaan sumber.
Seperti apa hasil yang layak diserahkan kembali
Untuk tugas perbandingan, hasil yang bisa ditinjau memuat nama penawaran, biaya yang disebutkan, syarat penting, sumber, dan informasi yang masih kurang. Pilihan termurah dapat berubah setelah ongkos kirim diketahui. Agen sebaiknya mengembalikan keadaan informasi tersebut dengan jelas, sehingga keputusan panitia tetap bertumpu pada bahan yang ada.
Prinsip serupa bisa dipakai saat membandingkan pengumuman beasiswa, merapikan bahan rapat, atau menelusuri dokumentasi perangkat lunak. Bentuk hasilnya berbeda, tetapi pengguna tetap membutuhkan tujuan yang jelas, batas sumber, dan cara memeriksa pekerjaan.
Sebelum memberi akses lebih luas, satu tugas kecil dapat menunjukkan bagian proses yang masih bermasalah: bahan sulit dibaca, hasil tidak menyertakan sumber, atau agen memerlukan konfirmasi berulang. Temuan seperti itu lebih membantu memilih langkah berikutnya daripada menilai produk hanya dari demo yang paling lancar.
Mulai dari hasil yang bisa kamu periksa
AI agent paling mudah dipahami melalui pekerjaan yang batasnya jelas. Untuk percobaan pertama, tentukan hasil yang diperlukan, bahan yang boleh dibaca, dan tindakan yang memerlukan keputusanmu. Sesudahnya, nilai apakah pekerjaan benar-benar selesai dan berapa banyak koreksi yang dibutuhkan. Kemampuan memilih langkah sendiri baru memberi manfaat ketika proses tersebut menghasilkan pekerjaan yang dapat dipercaya dan ditinjau.
Coba latihan: Satu brief tugas: tujuan, bahan, alat yang diizinkan, dan kondisi berhenti.
Coba pada satu tugas
Satu brief tugas: tujuan, bahan, alat yang diizinkan, dan kondisi berhenti.
Siapkan bahannya
- Satu kebutuhan kecil, misalnya membandingkan tiga pengumuman
- Daftar bahan yang boleh dibaca
Langkah yang bisa diikuti
- Pilih satu tugas kecil dan jelaskan bentuk hasil akhirnya.
- Siapkan bahan yang boleh dibaca, sebaiknya data fiktif untuk percobaan.
- Sebutkan alat serta tindakan yang diizinkan.
- Tetapkan batas waktu atau langkah dan kondisi untuk berhenti.
- Cocokkan hasil dengan sumber sebelum memberi tugas atau izin yang lebih luas.
Instruksi yang bisa kamu sesuaikan
Bantu merancang tugas membandingkan tiga pengumuman yang saya berikan. Tulis tujuan, bentuk tabel hasil, alat baca yang diperlukan, larangan tindakan, serta kondisi berhenti. Jangan menambahkan informasi yang tidak ada pada sumber.
Contoh memilih pola untuk kegiatan belajar
Contoh buatan Nalarku
Tiga kebutuhan fiktif berikut memiliki tujuan dan tingkat kebebasan berbeda. Pilihan pada tabel adalah analisis Nalarku, bukan daftar fitur atau hasil pengujian suatu aplikasi.
Tentukan pola awal untuk setiap kebutuhan pada tabel, lalu jelaskan alasan pilihanmu.
| Kebutuhan | Pola awal yang sesuai |
|---|---|
| Minta penjelasan satu paragraf yang diberikan. | Percakapan dengan bahan yang jelas. |
| Ubah daftar tenggat ke format tabel yang sama setiap minggu. | Alur tetap dengan aturan kolom. |
| Telusuri beberapa bahan lalu susun rencana dan pertanyaan yang masih terbuka. | Agen dengan batas sumber, waktu, dan tindakan. |
Yang perlu diperiksa
- Apakah hasil akhirnya dapat diperiksa tanpa hanya percaya ucapan agen?
- Apakah ada akses yang sebenarnya tidak diperlukan?
- Apa yang harus dilakukan jika sumber atau izin belum tersedia?
Sumber dan referensi
Analisis menggabungkan fakta bersumber dan penafsiran Nalarku.
Naskah diperbarui 8 November 2026 pukul 18.59 WIB. Tanggal terbit pertama dipertahankan.
Proses editorial dan penggunaan AI · Hubungi Nalarku untuk koreksi

